Janganlah menangis
Terkadang cinta itu sadis
Dan janganlah marah
Terkadang cinta bikin susah….
(Pass band, “Aku”)
Tau lirik ini? Mungkin buat para pencinta pass band, lagu ini ga asing lagi di telinga. Ga punya maksud khusus saat menulis ini. Tak ada rasa sakit hati yang sedang terasa di hati penulis pula.(hehehe)
Cuman pengen nulis sesuatu buat salah seorang blogger yang ku kenal, yang mungkin sedang mencoba merintis perasaan baru buat seseorang yang lain.
Apa yang terasa saat kita kecewa? sedihkah? atau malah sakit hati?
Banyak orang bilang sakit hati itu sakitnya setengah mati. atau mungkin lebih baik sakit gigi dari pada sakit hati. nah tinggal pilih kan, mau sakit gigi atau sakit setengah mati.
Nah mau tau gimana caranya ngilangin rasa sakit hati? Mau?
Tau lagu tombo ati, “obat hati”yang dibawakan oleh opic? Nah, dari lagu tersebut pastilah bisa diambil cara untuk mengobati hati yang sedang tergores luka.
Tombo ati, iku lima perkarane
kaping pisan moco Quran lan maknane
kaping pindo sholat wengi lakonono
kaping telu wong kang sholeh kumpulono
kaping papat kudu weteng ingkang luwih
kaping lima dzikir wengi ingkang suwe
salah sawijine sapa bisa ngelakoni
mugi-mungi Gusti Allah nyembadani
Artinya:
Obat hati ada lima perkaranya
yang pertama baca Quran dan maknanya
yang kedua sholat malam dirikanlah
yang ketiga berkumpulah dengan orang sholeh
yang keempat perbanyaklah berpuasa
yang kelima dzikir malam perpanjanglah
salah satunya siapa bisa menjalani
moga-moga Allah ta’ala mencukupi
(Opick, “tombo ati”)
Dari lirik itu bisa diambil 5 pelajaran penting bukan?
-
Pertama baca Qur’an dan maknanya. Dengan membaca Al Qur’an biasanya kita akan merasa tenang. Karena ketenangan dan kejernihan pikiran sangat penting dalam keadaan seperti ini, untuk menjaga agar rasa sakir hati ini tidak berubah menjadi benci atau lebih parahnya lagi menjadi dendam, membaca Al Quran akan buanyak sekali membantu kita dalam hal memanage hati, plus menenagkan hati.
-
Yang kedua, sholat malam (tahajjud). Pernah sholat tahajjud? Gimana rasanya tenang kan? (meski penulis ga rajin-rajin amat sholat tahajjud, tapi penulis pernah lho merasakan tenang saat sholat tahajjud. hehehe). Banyak yang telah membuktikan bahwa dengan sholat tahajjud (plus khusuk lho) permintaan kita insyaallah akan terkabul. tapi, dalam terapi penyembuhan sakit hati, kita bisa menangis dan curhat pada Allah. Karena tak setiap oarng yang kita percaya harus mengetahui sakit hati yang kita derita, maka Allah lah yang paling dapat di percaya untuk hal ini. Menyerukn suara hati, dan berdoa agar di berikan jalan yang lebih baik, insyaallah akan menjadi terapi yang manjur.
-
Ketiga, berkumpullah dengan orang sholeh. Kenapa kita harus berkumpul dengan orang sholeh? Menurut pengalaman penulis, dengan berkumpul dengan orang-orang yang sholeh dan dekat dengan Allah (lebih dekat dari pada penulis, mungkin) cakrawala kita akan lebih luas. Banyak berbicara dan tukar pikiran dengan mereka, akan membuat kita menjadi lebih dewasa menghadapi permasalahan (apalagi buat yang masih remaja seperti penulis). Dan biasanya dari perangai mereka saja, sudah membuat kita menjadi sejuk.
-
Keempat, perbanyaklah berpuasa. Puasa melatih kita bersabar. Bukan hanya di bulan ramadhan saja, tapi untuk terapi insyaallah juga bisa. Dengan terapi puasa, kita akan berlatih sabar dalam menghadapi permasalahan. Menahan hawa nafsu, marah, dsb. Pokoknya sabaaaaar….
-
Kelima, perpanjanglah dzikir malam. Dzkir (mengingat Allah). Mengingat Allah akan membuat kita sadar bahwa segala sesuatu itu datang dari Allah. Tak ada satu halpun yang tidak tak di sengaja. Semua sudah di gariskan dari atas.
“Jadilah, maka jadi.”
Karena itulah, tak perlu berkecil hati karena cinta kita kini tak terbalas. Karena semua itu telah di gariskan oleh Allah SWT. Segala sesuatu itu ada hikmahnya, maka dari itulah keep husnudzan, selalu agar kita mendapatkan apa yang diinginkan, karena sesungguhnya Allah itu sesuai dengan prasangkan hamba-Nya
Buat blogger saudaraku, jangan menangis saudaraku. Bersyukurlah, karena Allah telah menjadikan engkau dewasa lebih awal. Membuat engkau kembali mempelajari hidup yang tak perlu di sesali karena perasaan sakit itu. Aku yakin, keilkhasanmu itu akan membawamu ke jalan yang lebih baik, ke pelabuhan yang lebih indah di banding sebelumnya. Keep smile…..